Warga Gerilya Samarinda Geger Temukan Bayi Laki Laki
istimewa
KALTIMWARA.COM - SAMARINDA - Warga di kawasan Gang Mandiri, Jalan Gerilya Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, dikejutkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang sengaja dibuang oleh orang tuanya pada Kamis (8/1) sekitar pukul 07:00 WITA.
Bayi malang tersebut ditemukan di area semak-semak dekat pemukiman warga dalam kondisi masih hidup dan langsung mendapatkan pertolongan medis.
Pihak kepolisian dari Polsek Sungai Pinang bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Tidak butuh waktu lama, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku yang membuang bayi tersebut. Kecepatan penanganan ini berkat kerja sama yang baik antara warga setempat dengan pihak berwajib.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksaruddin Adam, mengonfirmasi bahwa bayi laki-laki tersebut kini sudah dalam penanganan tim medis. Kondisi kesehatan sang bayi dilaporkan stabil setelah sempat terlantar di lokasi penemuan.
"Hari ini benar ada kejadian di TKP, ditemukan bayi laki-laki dalam keadaan sehat dan sudah kami rawat di rumah sakit," ujar AKP Aksaruddin dalam keterangannya di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, AKP Aksaruddin menjelaskan bahwa orang tua dari bayi tersebut telah berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian. Penangkapan ini dilakukan hanya berselang sekitar satu jam setelah penemuan bayi. Identitas pelaku diketahui merupakan seorang wanita yang berstatus sebagai janda.
"Alhamdulillah, orang tua dari bayi tersebut sudah kami temukan. Pelaku berinisial (identitas dirahasiakan), seorang janda berusia sekitar 30-an tahun," ungkap AKP Aksaruddin Adam.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku untuk mengungkap motif di balik tindakan nekat tersebut. Polisi ingin mendalami alasan mengapa sang ibu tega membuang darah dagingnya sendiri di tempat yang tidak layak. Penyelidikan akan mencakup aspek psikologis maupun latar belakang ekonomi atau sosial pelaku.
AKP Aksaruddin juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sangat kooperatif dalam memberikan informasi awal. Kecepatan warga melapor menjadi kunci utama keberhasilan polisi dalam mengamankan pelaku dalam waktu singkat. Hal ini menunjukkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar masih sangat tinggi.
Menutup keterangannya, Kapolsek meminta agar warga tetap tenang dan kembali beraktivitas normal. Kasus ini sepenuhnya telah ditangani oleh pihak kepolisian sesuai dengan hukum yang berlaku. "Kami berharap warga sekitar kembali normal, tidak terganggu dengan kejadian ini karena situasi sudah ditangani oleh kepolisian," pungkasnya.(kw/ecy)